Tentang Kabupaten Malang

Kabupaten Malang terdiri atas 33 kecamatan, yang dibagi lagi menjadi sejumlah desa dan kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Kepanjen. Pusat pemerintahan sebelumnya berada di Kota Malang.Kota Batu dahulu bagian dari Kabupaten Malang, sejak tahun 2001memisahkan diri setelah ditetapkan menjadi kota. Ibukota kecamatanyang cukup besar di Kabupaten Malang antara lain LawangSingosari,Turen, dan Kepanjen.

 

Daftar kecamatan

1. Ampelgading

2. Bantur

3. Bululawang

4. Dampit

5. Dau

6. Donomulyo

7. Gedangan

8. Gondanglegi

9. Jabung

10. Kalipare

11. Karangploso

12. Kasembon

13. Kepanjen

14. Kromengan

15. Lawang

16. Ngajum

17. Ngantang

18. Pagak

19. Pagelaran

20. Pakis

21. Pakisaji

22. Poncokusumo

23. Pujon

24. Sumbermanjing Wetan

25. Singosari

26. Sumberpucung

27. Tajinan

28. Tirtoyudo

29. Tumpang

30. Turen

31. Wagir

32. Wajak

33. Wonosari


 

 

Kabupaten Malang terletak pada 112 035`10090“ sampai 112“57`00“ Bujur Timur 7044`55011“ sampai 8026`35045“ Lintang Selatan.

 

Batas

Utara              :  berbatasan dengan Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten Mojokerto,

Timur              :  berbatasan dengan Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Lumajang,

Barat               :  berbatasan dengan Kabupaten Blitar dan Kabupaten Kediri

Selatan          :  berbatasan dengan Samudra Indonesia

 

Dengan kondisi di atas, maka Kabupaten Malang adalah kabupaten terluas kedua di Pulau Jawa setelah Kabupaten Banyuwangi. Sebagian besar wilayahnya berupa pegunungan. Bagian barat dan barat laut berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Arjuno (3.339 m) dan Gunung Kawi (2.651 m). Di pegunungan ini terdapat mata air Sungai Brantas, sungai terpanjang di Jawa Timur.

Bagian timur merupakan kompleks Pegunungan Bromo-Tengger-Semeru, dengan puncaknya Gunung Bromo (2.392 m) dan Gunung Semeru (3.676 m). Gunung Semeru adalah gunung tertinggi di Pulau JawaKota Malang sendiri berada di cekungan antara kedua wilayah pegunungan tersebut. Bagian selatan berupa pegunungan dan dataran bergelombang. Dataran rendah di pesisir selatan cukup sempit dan sebagian besar pantainya berbukit.

Kabupaten Malang memiliki potensi pertanian dengan iklim sejuk. Daerah utara dan timur banyak digunakan untuk perkebunan apel. Daerah pegunungan di barat banyak ditanami sayuran dan menjadi salah satu penghasil sayuran utama di Jawa Timur. Daerah selatan banyak digunakan ditanami tebu dan hortikultura, seperti salak dan semangka. Selain perkebunan teh, Kabupaten Malang juga berpotensi untuk perkebunanan kopi,dan cokelat(daerah pegunungan Kecamatan Tirtoyudo). Hutan jati banyak terdapat di bagian selatan yang merupakan daerah pegunungan kapur.

 

Agrobisnis

Sumber perekonomian utama masyarakat di kabupaten malang adalah dari sektor agrobisnis yang meliputi pertanian, perkebunan dan peternakan. Hasil pertanian & perkebunan meliputi:

  • Sayur mayur: tomat, kubis, wortel, sawi, kol, buncis, kacang panjang, mentimun, kentang, dll
  • Padi
  • Tebu
  • Tanaman hias
  • Kayu-kayuan: Sengon, Jabon

Hasil peternakan meliputi:

  • Daging & telur ayam kampung (Ayam Buras)
  • Daging & telur ayam ras
  • Susu sapi perah
  • Daging & susu kambing ettawa
  • Daging kelinci

 

Industri

Industri di Kabupaten Malang banyak bergerak dibidang pengolahan dan perdagangan hasil bumi meliputi:

  • Industri gula rafinasi
  • Industri teh
  • Industri makanan olahan (keripik buah, keripik kentang, aneka camilan, dll)
  • Industri pemotongan & pengolahan kayu
  • Industri pengolahan susu
  • Industri pengolahan daging ayam kampung